Home Blog

Bersama Ribuan Jemaat GMIM Wilkas, CS, Jeand’arc, JonRu, Karwur, Karel Jalan Kaki Ikuti Pawai Paskah

0

TOMOHON, Mileniumtimes.com – Ribuan Jemaat GMIM Wilayah Kakaskasen (Wilkas) melakukan pawai Paskah, Jumat (12/4/24).

Pawai se-Wilkas yang mengambil start dan finish di Gereja GMIM Kakaskasen Eben Haezer dibuka oleh Pnt. Caroll Senduk.

Menariknya, kendati panas terik, pawai dengan jalan kaki menempuh sekira 3 kilometer dengan rute melintas jalan raya ini, diikuti oleh Ketua Kompelka PKB Wilkas, Pnt. Caroll Senduk, Ketua BPMW Wilkas Pdt. Julien Karwur, Ketua WKI Wilkas, Wakil BPMW Wilkas Pnt. Johni Runtuwene dan Sekretaris BPMW Wilkas Pnt. Dr. Karel Lala.

Pawai dengan berbagai ornamen Paskah, narasi dan gambar-gambar yang diambil dari lembaran Alkitab, diikuti oleh 7 jemaat se-Wilkas dan pesertanya terdiri dari anak-anak, remaja, pemuda, para Pandita, Diaken dan anggota Jemaat se-Wilkas.

Sebelumnya, didahului ibadah yang dirangkaikan dengan Pembukaan Kebersamaan Pelsus, Kostor dan Pegawai Wilayah Kakaskasen yang dilaksanakan di Gereja GMIM Kakaskasen Eben Haezer.

Khadim Pdt. Julien Karwur selaku Ketua BPMW Wilkas dan juga Ketua BPMJ Kakaskasen Pniel, membawakan khotbah dengan mengutib dari injil Lukas 24 : 36-49.

Dalam sambutan singkatnya Pnt. Caroll Senduk mengharapkan peristiwa Paskah mampu memberikan sukacita.

“Harapan kami, dengan peristiwa kebangkitan Kristus mampu memberikan sukacita dan memberikan pengharapan untuk kehidupan kekal serta keselamatan kita selaku umat Kristiani,” kata Pnt. Caroll Senduk yang kesehariannya sebagai Wali Kota Tomohon.

Hadir dalam ibadah ini, Pnt. drg. Jeand’arc Senduk Karundeng, Pnt. Johni Runtuwene yang juga Wakil Ketua DPRD Tomohon, Sekretaris BPMW Dr. Karel Lala, Ketua BPMJ Kakaskasen Pniel, Ketua Jemaat GMIM Bukit Sion Kayawu Pdt. Timmy Mandagi, Pnt. Johnson Liuw dan Panitia Pelaksana Paskah Wilkas 2024.

Diketahui ada tujuh Jemaat di Wilayah GMIM Kakaskasen; 1. Jemaat Kakaskasen Baitel, 2. Jemaat Kakaskasen PNIEL, 3. Jemaat Kakaskasen Eben Haezer, 4. Jemaat Kakaskasen Maranatha, 5. Jemaat Baitel Wailan, 6. Jemaat Pniel Kayawu, 7. Jemaat Bukit Sion Kayawu (fry).

Quotesmileniumtimes,

0

Bertolt Brecht, praktisi teater, dramawan dan penyair asal Jerman mengatakan “Orang yang paling buta huruf adalah orang yang buta huruf dalam politik (fry).

Momentum Idul Fitri, Dijadikan “Baku Dapa” 2 Tokoh Berdarah Lasut, Caroll Senduk dan Tommy Tubagus

0

TOMOHON, Mileniumtimes.com – Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah, dijadikan momentum “Baku Dapa” dua Tokoh Tomohon, Wali Kota Caroll Senduk dan Tommy Tubagus, Tokoh Umat Muslim/masyarakat Kampung Jawa Tomohon.

Wali Kota Tomohon didampingi istri drg. Jeand’arc Karundeng, datang bersilahturahmi memberikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijirah kepada Keluarga Tommy Tubagus di Kampung Jawa, Rabu (10/4/24) sekira Pkl. 12.00 wita.

Menariknya, saat bercakap-cakap, kedua tokoh ini ternyata memiliki hubungan darah, ketemunya di marga Lasut.

Bagaimana ceritanya ?

“Oma saya dari pihak ibu bernama Maria Lasut asal Tara Tara,” kata Om Tommy Tubagus yang didampingi putrinya.

Oma saya Maria Lasut kawin dengan Opa saya bernama Mustari Tubagus cucu dari Tubagus Buang (Pejuang/Tokoh Perintis Kampung Jawa) asal Banten Jawa Barat.

Mereka kawin sekiira sebelum tahun 1900 di Kampung Jawa.

Diceritakan, orang tua dari Maria Lasut berasal dari keturunan Lasut asal Kakaskasen.

Gayung bersambut. Wali Kota Tomohon Caroll Senduk angkat cerita.

Dia mengungkapkan kalau Oma tuanya dari sebelah ayahnya, bernama Harriet Lasut anak dari Manuel Lasut. Anak dari Harriet Lasut bernama Jusuf Senduk ayah dari Karel Lasut Senduk (mantan Wali Kota Bitung dan Bupati Minahasa).

“Makanya, nama kedua dari ayah saya bernama Lasut, agar tetap membawa marga Lasut,” kata Caroll Senduk.

Kedua tokoh ini tampak akrab tidak hanya membicarakan kekeluargaan tapi juga komitmen terus membangun di Kampung Jawa. Saking akrabnya, keduanya beberapa kali tampak berbisik-bisik cukup lama.

Tampak hadir, Kasat Pol PP Jusak Pandeiroth, Kadispora Ventje Karundeng, Camat Tomohon Selatan Robert Pelealu, Mono Turang (Caleg terpilih) dan Lurah Kampung Jawa. (fry).

Wali Kota Caroll Senduk Ucapkan Selamat Idul Fitri, Ajak Umat Muslim Bangun Tomohon Sekaligus Berikan Dana Kebersamaan 20 juta

0

TOMOHON, Mileniumtimes.com – Wali Kota Tomohon Caroll Senduk selaku pemerintah Kota, pribadi dan keluarga, mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1445 Hijriah kepada seluruh saudara-saudara umat muslim di Kota Tomohon.

Ucapan selamat itu, disampaikan Wali Kota Caroll Senduk saat berada di Masjid Al Mujahidin Matani Tiga Kecamatan Tomohon Tengah, Rabu (10/4/24) dengan Imam Masjid Al Mujahidin H. Sutardi Abdul Karim.

“Untuk itu jadikanlah hari ini sebagai momen membersihkan hati dan pikiran, sekaligus menjadi pribadi yang sholeh dan sholeha, agar keharmonisan kerukunan dan kedamaian selalu terwujud antar umat beragama di Kota Tomohon”

“Dihari nanfitri ini, marilah kita sebagai masyaratkat Kota Tomohon saling mendukung dan mendoakan, seraya saling memaafkan agar tercipta hidup rukun dan damai,” sebut Wali Kota Senduk.

Pada kesempatan itu juga, Wali Kota mengajak kita semua untuk membangun Kota Tomohon.

“Dalam suatu jalinan kerukunan hidup dan damai, Saya menghimbau tetap waspada terhadap isu-isu yang tidak benar, adu domba, serta segala hal yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, lingkungan dan masyarakat, negara dan bangsa terlebih di Kota Tomohon”

“Saya berharap kontribusi dan partisipasi umat muslim di Kota Tomohon untuk selalu mendukung dan mensukseskan program dan kegiatan pemerintah Kota Tomohon,” harap Senduk.

Kata Wali Kota, Pemerintah Kota Tomohon mempunyai program pelayanan unggulan kepada seluruh masyarakat yang lahir sampai meninggal.

Untuk proses kelahiran mendapatkan pelayanan gratis, begitu pun saat kematian pemerintah memberikan dana sebesar Rp.5.000.000.

“Dan untuk yang bersekolah mendapatkan sekolah gratis tapi harus bersekolah di sekolah negeri, dan bantuan sosial bagi lanjut usia,” tandas Senduk

Pada kesempatan itu Pemerintah Kota Tomohon memberikan Dana Kebersamaan sebesar Rp.20.000.000,-

Turut Hadir: Imam Masjid Al Mujahidin H. Sutardi Abdul Karim, Ketua Yayasan Al- Mujahidin Tomohon Abdul Mahmud, Khotip (penceramah) H Yasir Arafat Liputo.

Juga hadir, Kapolres Tomohon AKBP Lerry Tutu, Wakapolres Tomohon Kompol Parura Amping, seluruh umat Muslim dan jajaran Pemkot Tomohon.(*/fry)

Sehari Pasca Deadlock, 2 Perusahaan Ramai- ramai Rumahkan Puluhan Pekerja Lokal, Terhitung Hari ini, Rabu,10 April

0

TOMOHON, Mileniumtimes.com – Diduga karena pertemuan antara warga dan PT. Pertamina Geothermal Energy (PGE) Lahendong yang difasilitasi Polres Tomohon alami jalan buntu alias deadlock, pada Selasa (9/4/24) kemarin, dua perusahan penyedia jasa di PT. Geothermal Energy (PGE) merumahkan puluhan karyawan.

Dari data yang diperoleh media ini, diketahui kalau kedua perusahaan jasa yang dimaksud yakni; PT. Plumpang Raya Anugerah dan PT. Ecogreen Bumi Lestari.

Berikut isi surat dari perusahan yang berkantor di Jakarta. Berkop Surat PT. Plumpang Raya Anugerah Nomor: 371/PRA/HRD/2024 tertanggal 9 April 2024, di tujukan kepada Pemerintah Kelurahan Tondangow dan Seluruh Junior Crew PRA#15 di Tempat.

Perihal: Pemberitahuan Stand by (Dirumahkan) Crew 10 April 2024.

Isi surat; Sehubungan dengan tidak adanya kesepakatan saat pertemuan tanggal 9 April 2024, antara masyarakat Kelurahan Tondangow dan PGE serta Service Company, maka atas permintaan warga Tondangow Operation Pengeboran di Sumur Lhd-13.10, di hentikan sementara.

Menindaklanjuti perihal tersebut, kami dari HRD memutuskan untuk merumahkan semua
Junior Crew Lokal terhitung mulai tanggal 10 April 2024. (Gaji 8 Jam tetap dihitung, dan Kompensasi Lembur tidak dihitung). Jika ada perubahan status akan disampaikan selanjutnya.

Demikian Surat Pemberitahuan ini, agar dapat di fahami secara seksama, atas perhatiar
dan kerjasama yang baik, kami ucapkan terima kasih.

Surat ditandatangi, Dodiek AS/ Drilling Crew Spv dengan tembusan antara lain Pemerintah Kelurahan Tondangow. Tembusan kepada al; Pemerintah Kelurahan Tondangow.

Surat serupa juga dilakukan oleh PT. Ecogreen Bumi Lestari yang berkantor di Tomohon Utara. Surat bernomor: 012/PT.EBL/GS/IV/2024, ditujukan kepada yang terhormat: Crew General Service PT. Ecogreen Bumi Lestari (Pekerja GS, Satuan Pengamanan, Driver Dump Truck, Operator Excavator, Opr. Backhoe Louder) Area kerja Sumur 13.10.

Perihal: Pemberitahuan Standby (di Rumahkan).

Sehubungan dengan Stop Operasi Pengeboran di Sumur 13.10 di Kelurahan Tondangow, maka Management PT. Ecogreen Bumi Lestari, menyampaikan kepada seluruh Pekerja General Service, Satuan Pengamanan, Driver Dump Truck Operator Excavator dan Operator Backhoe Louder, terhitung mulai tanggal 10 April 2024 (Gajo Pokok Tetap dan Kompensasi Lembur tidak di hitung), untuk sementara rumahkan, sambil menunggu penyelesaian social issue di Kelurahan Tondangow.

Demikian Surat Pemberitahuan ini kami sampaikan, dan agar dapat dimaklumi, terima kasih.

Tomohon, 9 April 2024, PT. Ecogreen Bumi Lestari, ditandatangani dan cap oleh Direktur Cynthia P. Bernadette. Tembusan kepada al; Pemerintah Kelurahan Tondangow (fry).

Difasilitas Polres Tomohon Pertemuan Kembali Deadlock, Warga Tuntut Kompensasi, PT. PGE: Itu Tidak Sesuai Aturan

0

TOMOHON, Mileniumtimes.com- Pertemuan yang di fasilitasi Kepolisian Resort (Polres) Tomohon antara warga Tondangow dan Manajemen PT. Pertamina Geothermal Energy (PGE) Lahendong, Selasa (9/4/24) di BPU Kelurahan Tondangow kembali menemui jalan buntu alias deadlock.

Pertemuan yang ke tiga ini, diawali pengantar oleh Kasat Intel Polres Tomohon AKP Slamet dan dihadiri ratusan warga, membahas permasalahan terkait 14 tuntutan warga dan pemblokiran akses jalan ke Sumur 47 Cluster 13 dan berjalan sedari jam 11 siang sampai sekira Pkl.17.00 wita.

Suasana mulai alot dan cukup memanas saat pembahasan point ke 5 dari 14 tuntutan warga yakni kompensasi terhadap 427 Kepala Keluarga (KK).

“Kami menuntut agar ada kompensasi kepada 427 KK dimana setiap KK menerima sebesar Rp. 10 juta per tahun,” ujar para jurubicara secara bergantian mewakili warga diantaranya; Fanny Palar, Jefri Wawo, Riski Mengko, Noktavian Wowor.

Terhadap tuntutan ini pihak PT. PGE Lahendong menjawab. “Ini tidak bisa begitu, karena ini uang negara, kecuali dalam bentuk-bentuk pemberdayaan masyarakat,” jawab Government & Public Relation (GPR) Humas PGE, Dimas didampingi Manejer Produksi PT. PGE Lahendong, Bayu dan Nurdin/PT. PGE Jakarta.

Untuk merealisasikan tuntutan kompensasi seperti itu tidak mungkin. “Karena aturan yang berlaku diperusahaan kami, tidak bisa melakukan kompensasi tersebut dikarenakan tidak sesuai aturan perusahan”

“Juga karena pemboran bukan hanya di Tondangow, ada di banyak daerah lain. Jika direalisasikan, daerah pemboran lain juga akan menuntut hal yang sama,” jelas Dirmas dan Bayu.

Atas jawaban ini, para jurubicara warga yang lain Abdon Wawoh, Fera Talumepa dan Armix Tiwow tetap berkeras terus menuntut agar pihak PT. PGE Lahendong merealisasikan tuntutan mereka.

Terkait jalan akses ke Sumur 47 Cluster 13 yang masih diblokir warga dan sudah memasuki hari ke lima sejak Kamis (4/4/24), atas permintaan warga Operation Pengeboran di Sumur Lhd-13.10, di hentikan sementara, PT. PGE Lahendong menyayangkan.

“Kegiatan operasional ini harus terus didukung oleh semua pihak, mengingat PGE Area Lahendong telah mensuplai kelistrikan di Sulawesi Utara & Gorontalo sebesar 30 persen,” sebut Manejer Operasi PT. PGE Lahendong, Bayu.

Terus memanas tarik menarik argumen dari masing-masing pihak tanpa solusi hingga tidak ada titik temu kedua pihak alias deadlock.

Melihat akan hal ini, Kasat Intel Polres Tomohon AKP Slamet mengambil alih sekaligus mengakhir pertemuan yang berlangsung sekira enam jam.

“Tahap-tahap sudah dilakukan, kegiatan produksi tidak bisa dihentikan dan kami terus memediasi. Hasil dari pertemuan hari ini akan dilaporkan ke pimpinan kami,” tandas Kasat Intel Slamet pihak yang memfasilitasi pertemuan.

Sebelumnya, terhadap aspirasi warga, terdapat beberapa tuntutan yang telah PT. PGE Lahendong akomodir sebagai komitmen peningkatan pemberdayaan masyarakat. Seperti perekrutan TKPJ lokal, security, sopir, cleaning service.

Tampak hadir pada pertemuan tersebut Government & Public Relation (GPR) Humas PGE, Dimas, Manejer Operational PT. PGE Lahendong, Bayu dan HSSE PT. PGE Area Lahendong, Ardiyanto serta Didik, Julian Lendeng serta Mecky Pangalila dari Humas PT. PGE Lahendong.

Juga hadir Lurah Tondangow Swetly Posuma, Tokoh tokoh masyarakat dan agama serta ratusan warga Tondangow serta belasan anggota Polres Tomohon (fry).
.

Kadis Kesehatan dr. John Lumopa: Pemkot Tomohon Dukung Yayasan GSCS Mengajak Orang Hidup Sehat

0

TOMOHON, Mileniumtimes.com – Saat ini dunia kesehatan secara global diperhadapkan dengan tantangan diantaranya penyakit menular.

Sementara penyakit tidak menular yang diakibatkan oleh life style (gaya hidup) yang berubah dari masa ke masa sehingga penyakit metabolic syndrom (Kanker, Jantung, Diabetes) semakin banyak prevalensinya dan agak sulit untuk diatasi.

Ada lagi penyakit-penyakit infeksi new emerging atau penyakit-pennyakit baru seperti yang baru kita lewati pandemi Covid 19.

“Ini semua menyadarkan kita bahwa pola hidup sehat itu amat penting”.

“Sehingga Kementrian Kesehatan Indonesia mendorong melaksanakan sebuah gerakan masyarakat sehat atau Germas (Gerakan Masyarakat Sehat).

Germas kata dr. Lumopa, “Adalah sebuah gerakan untuk mendorong masyarakat untuk menjalankan pola hidup yang sehat yakni mengonsumsi makanan yang sehat, aktifitas phisik secara terus menerus, melakukan cek kesehatan secara mandiri dan menghindari alkohol dan menghindari asap rokok,” kata Kadis Kesehatan Tomohon dr. John Lumopa saat memberikan sambutan pada Fun Run and Walk- Healty Food and Drinks- Healty Life Style yang digelar oleh Yayasan Good Shepperd Christian Schooll (GSCS) di Taman Wariki Kolongan, Sabtu, (8/4/24). pagi.

“Sehingga Pemkot Tomohon dalam hal ini Dinas Kesehatan memberikan apresiasi dan mensuport penuh gerakan mandiri oleh masyarakat seperti yang dilakukan yayasan ini”

Harapannya, “Masalah-masalah kesehatan, bisa diatasi dengan baik dan dengan sendirinya menjalankan pola hidup yang sehat sedini mungkin, kedepan akan menjadi generasi yang semakin kuat dan sehat secara phisik dan mental,” tandas Kadis dr. Lumopa.

Sementara Ketua Yayasan Good Shepperd Christian Schooll Joice Pajow, mengatakan kalau tujuan dari yayasannya adalah menjadi berkat bagi banyak orang untuk hidup sehat.

“Kami ingin yayasan ini menjadi berkat bagi masyarakat Tomohon dan sekitarnya, sehingga mulai dari anak kecil boleh sehat baik phisik maupun mental,” sebut Ketua Yayasan Joice Pajow yang juga sebagai educator.

Perempuan yang survivor kanker ini men-share pengalamannya saat divonis terkena penyakit kanker di tahun 2017 lalu.

“Namun boleh sembuh dalam sebulan karena Tuhan yang menyembuhkan dan mengonsumsi makanan- makanan sehat bagi tubuh kita sebagai Bait Allah,” ungkap perempuan yang besar di Matani dan Paslaten Tomohon sebelum lama tinggal di negara Uncle Sam Amerika Serikat.

Acara yang dikemas di Taman Wariki Kolongan dengan suasa alam yang asri ditambah dengan bangunan konstruksi sabuah ini, menghadirkan Musisi sekaligus Servant of God Alvalino Kasenda.

Juga dihadiri kelompok Jalan Jalan Pagi (JJP) Paslaten, para tenaga pengajar yang volunteer serta peserta yang sebagian besar kaum milenial yang datang dari berbagai kelurahan yang ada di Kota Tomohon ssrta ibu- ibu dan beberapa anak di bawah lima tahun.

Sebelum mengakhiri kegiatan, seluruh peserta disajikan minuman juice pokcai non pestisida (fry).