TOMOHON, Mileniumtimes.com– Tomohon Hebat kini menjalar di PD. Pasar Tomohon. Pasalnya, PD. Pasar Tomohon, siap-siap memulai melakukan sistim pembayaran retribusi non tunai dari pedagang ke PD. Pasar dengan menggunakan Layanan QRIS (Quick Response Indonesian Standar).
Layanan QRIS merupakan bagian dari langkah Elektronik Transaksi Pemerintah (ETP) untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat.
Hal ini diketahui saat Launching Layanan Cashless QRIS Pasar Beriman Tomohon oleh Wali Kota Tomohon Caroll Senduk yang ditandai dengan bar scanning, Kamis (1/7) di Kantor PD. Pasar Tomohon.
Dalam sambutannya Wali Kota Caroll Senduk menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terobosan yang telah dilakukan.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon menyampaikan terima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bank Indonesia, Bank BNI dan PD. Pasar Tomohon yang telah berkenan melakukan terobosan dalam pemulihan ekonomi melalui elektronifikasi transaksi keuangan di Pasar Beriman Tomohon”
“Semoga dengan adanya kegiatan ini akan memberikan spirit bagi tumbuhnya motivasi masyarakat untuk memanfaatkan lembaga keuangan perbankan melalui transaksi cashless,” ujar Senduk.
Launching cashless ini memiliki makna sangat penting dalam upaya mendukung pertumbuhan ekonomi khususnya di Kota Tomohon.
Diberlakukannya transaksi non tunai bagi dunia usaha sehingga memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi pembayaran dan pemerintah yang dapat meningkatkan akuntabilitas dan transaksi pengelolaan keuangan daerah.
Dengan hadirnya Cashless QRIS ini merupakan perwujudan ekosistem digital dalam mendukung percepatan pemulihan ekonomi akibat pandemi covid-19, dan dengan penggunaan QRIS yang luas akan membantu mendukung perluasan jaringan usaha pedagang.
Tujuan penggunaan Cashless QRIS bagi pedagang yakni, – Pedagang tidak perlu membawa banyak uang tunai, – Pedagang tidak menyediakan uang kembalian.
Selain itu lanjut Senduk, – Terhindar dari kehilangan uang, pencurian atau copet, – Tidak harus ke bank dan mengantri, – Transaksi dilakukan jelas jumlah dan tujuannya dan menghindari terjadinya kesalahan dan/atau penyimpangan dalam pengelolaan keuangan perusahaan.
Saat Pandemi kata Senduk, Cashless QRIS memberi manfaat kepada masyarakat menjadi salah satu upaya memutus mata rantai penularan Covid-19.
Transaksi non tunai meminimalisir sentuhan atau kontak langsung dengan media lain dalam melakukan berbagai transaksi.
Dikatakan pula,
“Saya sangat berharap masyarakat dan pelaku usaha di Kota Tomohon memanfaatkan penggunaan Cashless QRIS secara intensif agar memberikan pelayanan sistem pembayaran yang lebih fleksibel yang pada akhirnya akan mendorong laju pertumbuhan ekonomi dan pergerakan arus barang dan jasa di Kota Tomohon,” tandas Caroll Senduk.
Sebelumnya, Deputi Direktur Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, Haratua Pangabean dalam sambutannya menyebut launching cashless dalam rangka meningkatkan digitalisasi Pasar Tomohon.
“Kegiatan ini tidak hanya memberi banyak manfaat tapi juga wujud kolaborasi dari Bank Indonesia, Pemkot Tomohon, BNI 1946, PD. Pasar Tomohon dalam rangka meningkatkan digitalisasi Pasar Tomohon”.
Sementara Pemimpin Wilayah BNI Suluttenggomalut Koko Prawira Butar-Butar mengatakan harapannya.
“Berharap peran serta BNI terutama dengan digitalisasinya bisa mewujudkan program-program pemerintah terutama yang digagas dan merupakan program unggulan Pemkot Tomohon”
“BNI bisa terus men-support semua program dari Pemkot Tomohon untuk memajukan Kota Tomohon dan tentunya menjadikan masyarakat Kota Tomohon lebih sejahtera,” harap Koko Butar-Butar.
Plt. Direktur Utama PD. Pasar Tomohon Lilly Solang selain memaparkan sekilas keberadaan Pasar Tomohon juga mengungkapkan arahan Wali Kota Caroll Senduk yakni;
“Pembuatan perobahan sistem transparansi keuangan yang berbasis digital serta penerapan transaksi dari tunai ke non tunai seperti pembayaran gaji pegawai dan operasional kantor”
“Kerjasama dengan pihak perbankan Bank Indonesia perwakilan Sulut, BNI Cabang Tomohon, dalam pengelolaan operasional pasar maupun pengelolaan perusahan,” sebut Solang yang juga staf ahli Wali Kota Tomohon.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan Wi-Fi gratis dari Bank Indonesia kepada Asosiasi Pedagang Pasar, Penyerahan masker dari Walikota dalam rangka gerakan wajib pakai masker.
Tampak hadir, Darel Kereh, Wakil Pemimpin BNI Tomohon, Susilawati Buchari, Pemimpin Kelompok Solusi Digital BNI Kantor Wilayah Manado Densi Sidangoli, Rudy Lengkong, Badan Pengawas PD. Pasar Tomohon dan karyawan serta undangan (fry).










