TOMOHON, Mileniumtimes.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tomohon yang dikomandani Stenly Mokorimban, dalam mengoptimalkan visi – misi dari Wali Kota Caroll Senduk dan Wakil Wali Kota Wenny Lumentut (CSWL), mampu dijabarkan lewat inovasi yang dikemas dalam enam program kerja di tahun anggaran 2023 ini.
Dalam pemaparannya, Mokorimban menguraikan enam program kegiatan tersebut masing masing; Penguatan Ideologi Pancasila dan Karakter Kebangsaan, Pembumian Pancasila, Forum Pembauran Kebangsaan, pembinaan sosialisasi bidang politik serta Paskibraka.
“Ada juga kegiatan lainya seperti Sosialisasi tentang Pemilu, Sosialisasi bantuan dana kepada partai politik, serta Sosialisasi Pemilukada, dan sosialisai tentang pemberdayaan pengawasan organisasi kemasyarakatan,” kata Mokorimban saat tampil sebagai narasumber dalam konferensi pers yang diselenggarakan Bagian Prokopim dan Humas Setdakot Tomohon, Jumat (15/9/2023).
Selain hal tersebut, sosialisasi kepada tokoh agama, bantuan kepada FKUB, kegiatan Forkopimda, serta kegiatan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) disingkronkan dengan visi dan misi dari CSWL.
“Ada juga kegiatan lainya seperti sosialisasi tentang Pemilu, sosialisasi bantuan dana kepada partai politik, serta Sosialisasi Pemilukada, dan sosialisai tentang pemberdayaan pengawasan organisasi kemasyarakatan,” terang Mokorimban.
Program kegiatan ini semua dalam r9angka menunjang visi misi dan program pemerintahan CSWL yang ada di Kesbangpol demi terwujudkan Tomohon semakin hebat kedepan,” tambahnya.
Disisi lain menyangkut sepak terjang organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang terdaftar secara resmi di Kesbangpol ada sekira 68 Ormas.
“Dari total jumlah tersebut sebagian besar belum lengkap administrasinya. Yang aktif hanya 53 ormas, karena setiap tahun membuat laporan. Tapi , kalau mereka tidak melapor maka kami yang akan hubungi,” ujar Mokorimban.
Dia menjelaskan, mekanismenya pihak Kesbangpol hanya mengeluarkan surat keterangan melapor, kemudian akan diteruskan ke Kemendagri jika sudah lengkap administrasinya.
“Jadi jika belum lengkap berkas administrasi, maka kami belum akan meneruskan ke Kemendagri,” pungkas Mokorimban (rek).



