Tomohon Punya Catatan Sejarah dan Prestasi Mentereng Hingga Jawara di Tahun Emas Pentas Pemilihan Nyong-Noni Sulut, Baca !

BAGIKAN

Date:

TOMOHON, Mileniumtimes.com – Ajang penyelenggaraan Pemilihan Nyong Noni Sulawesi Utara (PNNS) dari tahun ke tahun telah meninggalkan jejak sejarah dan prestasi yang patut dikenang. Dan Tomohon punya catatan mentereng.

Dimulai dengan cerita Silvan Kussoy. Dia perempuan Tomohon (Lansot) yang pertama menjadi Noni Sulut di tahun 1974 dan Noni Sulut ke dua ketika ajang ini mulai digelar pertama kali pada tahun 1973. Pasangan-nya Nyong Sulut Mario Awondatu (alm). Satu tahun sebelumnya, Noni Sulut pertama di tahun 1973 adalah Meiske Sumendap dan Nyong-nya Raymond Kemur (alm).

Catatan keduanya, (boleh jadi) Tomohon adalah yang pertama bikin sejarah ‘mengawinkan’ dua gelar sekaligus yakni Nyong dan Noni Sulut yang terjadi di tahun 1980 di ajang PNNS.

Nyong Sulut-nya adalah Charles Sulangi (Talete) dan Noni Sulut-nya Honey Kussoy (Lansot) walaupun keduanya mewakili Kotamadya (istilah waktu itu) Manado.

Keberhasilan Honey Kussoy menjadi Noni Sulut 1980 sekaligus menjadikan Kussoy bersaudara kakak beradik (Silvan dan Honey) pertama yang berhasil menjadi Noni Sulut di ajang PNNS.

Tidak berhenti di situ. Nikita Poluan perempuan asal Paslaten Tomohon menjadi Noni Sulut di tahun 1985. Dua puluh tiga tahun kemudian, Fero Walandouw anak Nikita Poluan, menjadi Nyong Sulut di tahun 2008, meski Fero menjadi utusan Kota Manado. Menarik, Nikita Poluan dan Ferro Walandouw, keduanya mencatatkan prestasi tersendiri, ibu dan anak pertama kali menyandang gelar Nyong dan Noni Sulut di tahun berbeda.

Menjadi catatan juga, Honey Kussoy dan Nikita Poluan menjadi Noni Sulut keduanya masih duduk dibangku kelas tiga Sekolah Lanjutan Atas (SLA). Honey siswi SMPP Negeri 29 Manado sementara Nikita siswi SMA Kristen Tomohon.

Sepuluh tahun sesudah Nikita Poluan 1985, tepatnya di tahun 1995, Donny Polii asal (Paslaten) Tomohon berpasangan dengan Lidya Tulus (asal Kakaskasen) menyandingkan dua gelar sekaligus Nyong dan Noni Sulut meski Donny membawa bendera Manado dan Lidya Tulus mewakili Kabupaten Minahasa karna saat itu Lidya Tulus menyandang gelar sebagai Wulan Minahasa.

Pada tahun 2004, Tomohon kembali menyabet predikat Nyong Sulut atas nama Ferdinand Rau asal Perum KUD Tomohon Selatan

Ada lagi Reiner Senduk yang menjadi Nyong Sulut di tahun 2015 utusan Tomohon dan menjadi Nyong Sulut pertama Tomohon saat Tomohon sudah menjadi daerah otonom.

Di tahun 2013, kembali putra berdarah Paslaten Tomohon Miguel Johanis Poluan mewakili Kabupaten Minahasa menjadi Nyong Sulut dan Noni Sulutnya bernama Putri Rompas. Miguel Poluan adalah kemanakan dari Nikita Poluan (Noni Sulut 1985) dan sepupu dari Fero Walandouw (Nyong Sulut 2008).

Tomohon masih terus berkibar saat Ivan Purukan yang menjadi Nyong Sulut pada tahun 2019 meski dia mewakili Kabupaten Minahasa Selatan tapi Ivan berdarah dan putra asli Tinoor Tomohon.

Masih ada lagi, tercatat sebagai Nyong Sulut di tahun 2022 dia adalah Gabriel Rogi asal Kinilow Tomohon.

Trus di tahun 2023 ini, apa yang menjadi spesial bagi Tomohon ? Momen sejarah lagi lagi tercatat ! Perjalanan kontes Nyong-Noni Sulut yang mulai digulir di bumi Nyiur Melambai pertama kali ditahun 1973 zaman Propinsi Sulawesi Utara dipegang Gubernur HV Worang, baru tahun 2023 ini di era Sulut dipimpin Olly Dondokambey, tuan rumah penyelenggaraan PNNS mampir di Tomohon. Sekali lagi ini sejarah tersendiri bagi pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon.

Bangganya lagi, prestasi 43 tahun lalu, (Charles Sulangi dan Honey Kussoy) menjadi Nyong dan Noni Sulut 1980, terulang lagi dan disamai oleh yunior mereka asal Tomohon, Andika Liando dan Krisan Sangari sebagai Nyong dan Noni Sulut 2023 persis di tahun emas 50 tahun PNNS di rumah sendiri Tomohon.

Dan plus buat Krisan, menunggu cukup lama selama dua puluh delapan tahun Noni Sulut asal Tomohon setelah Lidya Tulus dan dia Krisan menjadi perempuan pertama Noni Sulut asal Tomohon, ketika status Tomohon dari sebuah kecamatan menjadi sebuah daerah Kota. Luar Biasa dan Hebat Tomohon, Trus Siapa menyusul ? (fry).

BAGIKAN

spot_imgspot_img

TERBARU