Terpasang Sekira 43 Tahun, Tingkat Kebocoran 40-50 Persen, Urgen! Revitalisasi Jaringan Pipa PDAM Tomohon

BAGIKAN

Date:

TOMOHON, Mileniumtimes.com— Ada tiga masalah utama dalam pelayanan PDAM di Kota Tomohon yang harus segera diatasi.

Ketiga masalah tersebut yakni; debit air dari sumber mata air yang menurun, jaringan pipa perlu direvitalisasi dan pompa yang sudah harus diganti karena usia.

Hal ini dikatakan Direktur PDAM Tomohon pada konferensi pers yang digelar dan bertempat di Bagian Prokopim Sekretariat Daerah Kota Tomohon, Jumat (18/10/24).

“Masalah jaringan pipa (transmisi dan distribusi), dikarenakan, lebih dari 40 tahun jaringan pipa PDAM sudah terpasang. Sudah keropos dan ada yang pecah”

Upaya untuk mengatasi jaringan pipa yang sudah tua yakni perlu revitalisasi. “Kondisi saat ini, jaringan pipa sudah harus segera direvitalisasi.

Mengapa ? “Karena tingkat kebocoran melalui pipa, cukup tinggi, 40-50 persen air terbuang. Sehingga sampai di konsumen air tinggal 50 persen,” ungkap Direktur PDAM Adrian Ngenget.

Ini menjadi dilematis, ketika debit air dari sumber mata air berkurang dikarenakan musim kemarau yang berkepanjangan. Akibatnya mengganggu suplai air kepada pelanggan.

Namun demikian kata Ngenget, PDAM Tomohon terus berupaya melakukan pelayanan yang terbaik.

“Dengan kondisi seperti itu, kami akan selalu berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan PDAM Tomohon sambil menunggu pengajuan alokasi anggaran pembangunan revitalisasi pipa distribusi kepada Dinas PUPR Kota Tomohon,” tandas Ngenget (fry).

BAGIKAN

spot_imgspot_img

TERBARU