TOMOHON, Mileniumtimes.com – Layanan Kesehatan kepada masyarakat yang ditawarkan manajemen RSUD Anugerah Kota Tomohon makin inovatif dan didukung dengan teknologi terkini.
Hal ini terlihat ketika Wali Kota Caroll Senduk, melaunching Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) yang inovatif dan meresmikan Bank Darah Rumah Sakit (BDRS), di RSUD Anugerah Tomohon Jumat (22/9).
Diawali dengan peluncuran SIMRS yang ditandai dengan penggunaan teknologi HandScan. Nantinya system ini akan membantu efisiensi operasional rumah sakit dalam manajemen pasien, data medis dan administrasi, serta memastikan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat.
Usai peluncuran SIMRS dilanjutkan dengan peresmian Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) RSUD Anugerah Tomohon. Peresmian ini ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wali Kota Caroll Senduk yang juga dihadiri sejumlah pejabat dan jajaran staf RSUD Anugerah Tomohon.
BDRS RSUD Anugerah Tomohon memiliki peran penting dalam sistem kesehatan kota ini. Beberapa aktivitas yang dilakukan oleh BDRS meliputi perencanaan kebutuhan darah di RS, melaksanakan permintaan dan penerimaan darah donor dari Unit Transfusi Darah (UTD) PMI, persiapan darah transfusi, pemeriksaan pra-transfusi, pendistribusian darah ke ruang perawatan, penelusuran reaksi transfusi, pencatatan, pelaporan, hingga mengelola rujukan darah langka dan sampel darah.
Dalam kesempatan ini, wali kota menyampaikan komitmen pemkot untuk terus meningkatkan layanan kesehatan bagi warga Kota Tomohon. Ia juga menghargai peran penting BDRS dalam memastikan pasokan darah yang memadai dan aman untuk pasien yang membutuhkannya.
“Dengan adanya SIMRS dan BDRS ini, bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, kecepatan, dan akurasi dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat, seiring dengan komitmen berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup penduduk Kota Tomohon,” kata orang nomor satu di Kota Tomohon.
Ikut pula hadir Kepala Dinas Kesehatan Daerah dr. John Lumopa, Kepala Dinas Kominfo Kota Tomohon Royke Roeroe, Direktur RSUD Anugerah Tomohon dr. Irene Pandeiroot, serta Wakil Ketua PMI Tomohon Bidang Transfusi Darah dr. Levi Golioth bersama jajaran (rek).





