Pesta Seni dan Budaya Batak di Kota ‘Holland van Celebes’ Tomohon Meriah, Jeand’arc Karundeng Disematkan Ulos

BAGIKAN

Date:

TOMOHON, Mileniumtimes.com – Pesta Seni dan Budaya Batak bertajuk “Senandung Danau Toba” kali pertama digelar di Kota ‘Holland van Celebes” Tomohon benar-benar berlangsung meriah dan sukses.

Ratusan warga Batak yang datang dari berbagai daerah; Kota Manado, Minahasa, Bitung dan Tomohon, berkumpul dan bergembira pada event yang digelar di Marion Farm, Villa n Cafe di Paslaten Dua Kecamatan Tomohon Timur Sabtu, (23/9).

Wali Kota Tomohon yang diwakili oleh Staf Ahli drg. Jeand’arc Senduk-Karundeng mengatakan terima kasih dan sebuah penghormatan kegiatan ini digelar di Kota Tomohon.

“Terima kasih kepada panitia penyelenggara karena merupakan suatu kehormatan bagi Pemerintah dan masyarakat atas diselenggarakan pagelaran ini di Kota Tomohon,” kata Staf ahli drg. Jeand’arc Senduk-Karundeng membacakan sambutan Wali Kota Tomohon.

Lanjutnya, pagelaran ini sarat makna selain melestarikan seni dan budaya juga menjadi media mempererat tali persahabatan.

“Pagelaran ini menjadi media persahabatan orang Tomohon dan komunitas orang Batak yang ada di Kota Tomohin maupun yang datang dari luar Kota Tomohon”

“Kehadiran event ini sabagai bentuk kolabirasi antara Tomohon dan Batak yang ada di Kota Tomohon yang akan memperkenalkan Tomohon lebih luas disampinng itu budaya Batak akan makin dekat Kota Tomohon,” sebut Jeand’arc Karundeng.

“Kami meyakini, event pagelaran seni dan budaya ini akan menciotakan kekompakan dan kebersamaan yang nantinya akan memotivasi kita semua dalam berkarya dan memperkenalkan budaya secara luas,” tutup staf ahli drg. Jeand’arc Senduk Karundeng yang juga Ketua TP-PKK Kota Tomohon mengakhiri sambutan.

Menariknya, usai memberikan sambutan, komunitas Batak di Tomohon menyematkan kain Ulos khas Batak selendang berwarna merah kepada istri wali kota drg. Jeand’arc Senduk- Karundeng.

“Penyematan ini, sebagai penghormatan dan tanda kasih serta ikatan persaudaraan antara warga Batak dan warga Tomohon, terima kasih, terima kasih ibu wali kota ,” ujar Koni Sihotang-Maningkas owner Marion Farm, Villa n cafe, memandu penyematan melalui mike dari atas panggung.

Acara semakin seruh, saat berbagai tarian dipersembahkan oleh mahasiwa-mahasiswi Unima asal Batak dengan melenggangkan beberapa tarian terkenal Batak seperti Tor Tor.

Puncaknya, saat artis kondang asal Batak Putri Silitonga yang memang sudah ditunggu-tungguh penampilannya membawakan lagu daerah populer Batak berjudul Uju Di Dingolukkon Ma Nian. Tak kala, artis senior Batak Raymond Pardede menyanyikan lagu Didia Rokkaphi.

Raymond Pardede dan Putri Silitonga kemudian berduet membawakan lagu “Sai Anju Ma Au” yang sontak membuat puluhan penonton dan milenial Batak yang berada di seputaran panggung, menjerit histeris mendengarkan lagu ini.

Hadir dalam acara ini, Wakil Komandan Resimen Induk Kodam Rindam XIII merdeka Kolonel Inf Daniel Nainggolan Lumbanraja, Perwakilan Dewan Pimpinan Pusat Presiden Kongres Advokat Indonesia Milka Salindeho, Owner Marion Farm Koni Sitohang-Maningkas, Pimpinan Bank BNI Cabang Tomohon Deny Akay, Kadis Padiwisata Kota Tomohon Yudhistira Siwu, Camat Tomohon Timur Wisje Oroh dan keluarga besar masyarakat Batak yang datang di Sulawesi Utara (fry).

BAGIKAN

spot_imgspot_img

TERBARU