TOMOHON, Mileniumtimes.com – Fantastis ! Kampanye perdana PDI Perjuangan. Ribuan massa, kader dan simpatisan PDI Perjuangan hadir membanjiri kampanye terbuka di Dapil IV di lapangan Wailan Tomohon Utara Jumat (26/1).
Juga hadir 7 calon legislatif (Caleg) pada kampanye terbuka perdana ini. Kehadiran ke-7 Caleg ini, spontan menyedot massa membuat lapangan Wailan tiba-tiba menjadi lautan warna.
Massa semakin bertambah banyak saat Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tomohon Caroll Senduk didampingi Sekretaris Noldie Lengkong dan Bendahara Johny Runtuwene tiba di lokasi kampanye.
“Kita hadir disini bersama-sama untuk sama-sama berjuang. Kita di sini untuk sama-sama bertempur untuk memenangkan pasangan Ganjar-Mahfud. Siap ya. Target kemenangan 65 persen di Kota Tomohon,” kata Ketua DPC PDIP Kota Tomohon Caroll Senduk, saat berorasi di hadapan seribuan massa yang membanjiri lapangan Wailan.
Orang nomor satu di Tomohon itu lalu dengan tegas menyampaikan pihaknya meminta kepada massa PDIP di Kota Tomohon untuk memberikan dukungan penuh, berjuang secara penuh dan bergotong- royong untuk memenangkan pasangan Ganjar-Mahmud (GAMA).
“Catat baik-baik, Ganjar-Mahfud diusung. Ingat, partai ini yang perlu didukung. Yang lain tidak perlu,” pekiknya, yang disambut tepuk riuh massa.
Sementara Karlheinz Putra Minahasa Senduk dalam orasinya mengajak Generasi Milenial dan Gen Z untuk memilih PDI Perjuangan dan GAMA yang memiliki track-record yang jelas, serta mengingatkan agar pinter-pinter membaca konten-konten media yang menyudutkan PDI Perjuangan.
“Kita harus pinter-pinter membaca konten-konten yang menyudutkan PDI Perjuangan, ini yang harus kita lawan,” teriak Putra Minahasa Caleg PDI Perjuangan nomor urut 1 di Dapil Satu disambut pekikan setuju oleh massa.
Di kesempatan itu Caroll Senduk melaunching lagu GAMA untuk Kota Tomohon dihadapan ribuan kader dan simpatisan serta para pendukungnya
Hadir dalam kampanye terbuka ini, Karlheinz Putra Minahasa Senduk, Vonny Mongdong, Adolfien Supit, Feky Rumondor dan Caleg PDIP DPRD Sulut Vonny Paat dan Chintya Wongkar (*/fry).






