TOMOHON, Mileniumtimes.com – Kota Tomohon dipercayakan menjadi tempat penyelenggaraan Apel Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2024 di Provinsi Sulawesi Utara, tepatnya di Lapangan PT. Pertamina Geothermal Energy Lahendong, Kelurahan Lansot Tomohon Selatan, Rabu, (7/2).
Pada kesempatan itu, Kota Tomohon menerima piagam penghargaan atas prestasi dalam membina program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tahun 2023 dengan baik yang di serahkan langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw kepada Wali Kota Tomohon Caroll Senduk.
Sebelumnya Wakil Gubernur Steven Kandouw membacakan sambutan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
“Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat, rahmat dan ridho-Nya, mulai tanggal 12 Januari 2024 sampai tanggal 12 Februari 2024, kita dapat memperingati Bulan K3 Nasional yang diselenggarakan serentak di seluruh tanah air dengan mengusung tema “Budayakan K3,Sehat dan Selamat dalam Bekerja, Terjaga Keberlangsungan Usaha dan dapat melaksanakan Apel Bulan K3 di Halaman PT. Pertamina Geothermal Energi Lahendong, Tomohon,” sebut Wagub Steven Kandouw.
Lanjut dikatakan, Pembangunan ekosistem ketenagakerjaan yang unggul, tidak hanya mengusung penyusunan regulasi yang baik di bidang ketenagakerjaan, Namun yang tidak kalah penting adalah meningkatkan pemahaman dan kesadaran kepada seluruh pihak dalam menerapkan norma ketenagakerjaan. Salah satu kunci penting dari pembangunan ekosistem ketenagakerjaan yang unggul adalah dengan membangun budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang baik.
“Dengan adanya budaya K3 yang unggul, maka angka kecelakaan kerja dan penyakit akibat keria akan dapat ditekan, yang pada akhirnya mampu meningkatkan produktivitas kerja”
“Keberhasilan program K3 akan menekan kerugian, meningkatkan kualitas hidup dan indeks pembangunan manusia, sangat membantu menunjang pembangunan nasional, peningkatan daya saing nasional untuk mencapai pembangunan daya saing nasional di era global”
“Di tingkat internasional, Indonesia telah membuat komitmen yang sangat kuat untuk mewujudkan pekerjaan layak dan memainkan peranan penting guna memastikan bahwa persoalan ketenagakerjaan dan tenaga kerja dimasukan dalam Sustainable Development Goals (SDGs),” kata Wagub Kandouw.
Diketahui, Kementerian Ketenagakerjaan RI telah menetapkan Sembilan lompatan besar sebagai terobosan strategis guna mengoptimalkan potensi pembangunan serta mengatasi tantangan dan permasalahan ketenagakerjaan yang semakin kompleks. Salah satu lompatan dimaksud yaitu reformasi pengawasan ketenagakerjaan.
Sebagai wujud implementasi reformasi
pengawasan ketenagakerjaan dan pelaksanaan K3 secara nasional, Kementerian Ketenagakerjaan telah melakukan berbagai upaya, diantaranya:
Penyusunan dan pembaharuan norma, standar, kriteria dan prosedur bidang K3, yakni
(i) Penyelenggaraan pelayanan kesehatan kerja;
(ii)m Pedoman diagnosis dan penilaian cacat karena kecelakaan keriaan/penyakit akibat kerja;
(iii). Perusahaan Jasa K3; dan, (iv). Persyaratan K3 pada Pekerjaan di Ruang Terbatas.
“Saya mengajak semua pemangku kepentingan melakukan koordinasi, sinergi dan kolaborasi dalam upaya peningkatan kemandirian berbudaya K3 dengan terus menggelorakan КЗ di setiap kesempatan”
“Peningkatan koordinasi, sinergi dan kolaborasi tersebut dilaksanakan baik pada tingkat nasional, regional dan internasional pada forum-forum K3 yang strategis. Diharapkan seluruh lapisan masyarakat, baik masyarakat mum maupun industri, para cendekiawan, akademisi, organisasi profesi, asosiasi dan pihak terkait lainnya dapat termotivasi untuk berperan aktif dalam peningkatan pemasyarakatan K3”
“Agar tercipta pelaksanaan K3 secara mandiri dan dapat mendukung arah kebijakan K3 nasional, sehingga tujuan K3 dalam menciptakan tempat kerja yang aman, nyaman, sehat menuju kecelakaan nihil guna peningkatan produktivitas nasional, dapat segera terwuiud secara nyata”
“Saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan berperan aktif dalam mengembangkan, mempromosikan serta membudayakan K3”
“Semoga Peringatan Bulan K3 Nasional tahun in dapat diikuti oleh semua pemangku kepentingan dengan lebih bermakna, untuk bersinergi bersama mengedepankan K3 sebagai prioritas bekerja.
Dengan memohon bimbingan dan perlindungan Tuhan Yang Maha Esa, mari kita dapat terus bekerja untuk memastikan jaminan keselamatan dan derajat kesehatan tenaga kerja selalu dilaksanakan,” tandas Wagub Steven Kandouw menutup sambutan menteri.
Usai seremonial, dilanjutkan dengan Penanaman bibit 1000 oleh Wagub Steven Kandouw di dampingi kepala daerah se-Sulut.
Diikuti oleh Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Brigjen TNI Raymond Marojahan, GM PT. Pertamina Geothermal Energy Novy Purwono, Bupati/Walikota se-Sulawesi Utara, para pejabat Tinggi pratama lingkup Pemerintah Provinsi Sulut, para pimpinan perguruan tinggi.
Juga hadir Forkopimda Kota Tomohon, para pimpinan Asosiasi pengusaha tingkat Provinsi Kabupaten/Kota, Para pemimpin serikat pekerja/buruh tingkat provinsi Kabupaten/Kota, para Pemimpin perusahaan dan pekerja (*/bly)






