Mileniumtimes.com-TOMOHON
JERRY Sumampow salah satu narasumber pada kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) yang digelar Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) Kota Tomohon menyebut Bimtek sifatnya penguatan dan pemberian motivasi. Hal ini dikatakan Sumampow kepada media ini Selasa, (13/10) saat break lunch di Grand Master Resort Kakaskasen Satu.
“Bimtek kepada Panwascam ini sifatnya penguatan dan pemberian motivasi karena para peserta dari segi pemahaman mereka sudah mengerti.
“Bimtek dilakukan untuk mempertajam cara melihat persoalan dan potensi pelanggaran. Namun, walau sudah berulang-ulang mengikuti Bimtek tapi hampir selalu ada persoalan baru yang mesti disikapi cara yang berbeda yang dahulu belum pernah ada,” kata Sumampow Koordinator TEPI.
Pria kalem ini lalu mencontohkan, yang paling problem sekarang ini antara lain, soal keterbukaan data DPT (Daftar Pemilih Tetap) oleh KPU yang bersumber dari surat edaran KPU, yang tidak memberikan data itu kepada Bawaslu.
“Ini menjadi repot semua. Bawaslu kerepotan dalam melaksanakan tugas pengawaannya tapi kemudian juga KPU menjadi repot saat menerima rekomendasi perbaikan dari Bawaslu. Karena UU mengatakan hal wajib KPU menindaklanjuti,” sebut Sumampow pria asal Rerer Minahasa.
Lanjutnya, karena tidak ada data tersebut, makanya temuan-temuan Bawaslu itu masuk kategori oleh Bawaslu sebagai potensi masalah.
Karena datanya tidak terbuka, Bawaslu tidak bisa langsung memberikan rekomendasi masalah tapi potensi masalah yang musti KPU menyisir satu-satu.
Persoalan-persoalan seperti ini yang perlu sekali dibahas oleh Panwascam dalam bimtek seperti yang sementara ini Bawaslu gelar kata Sumampow (fry).


