Mileniumtimes.com-TOMOHON
ARUS dukungan masyarakat kepada pasangan calon (Paslon) Caroll Senduk dan Wenny Lumentut (Caroll-Wenny) kian tak berbendung, jelang Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon.
Bahkan di setiap kunjungan, Caroll Wenny terus mendapat sambutan hangat dan antusias dari masyarakat yang hingga rela turun ke jalan demi melihat dan menyapa sosok idola mereka.
Kendati begitu, masih ada saja oknum-oknum tak bertanggung jawab yang kian merajalelah mengampanyekan isu-isu miring atau negatif demi merusak elektabilitas paslon Caroll Wenny.
Salah satu contoh nyata seperti yang diposting pemilik akun facebook atas nama, Zendy Mantiri.
Mileniumtimes.com
Dalam beberapa postingannya di media sosial sering memberikan kata-kata yang terkesan ingin menjatuhkan elektabilitas paslon Caroll Wenny.
“Kasihan benar CSWL… Janji bohong. Berita bohong dan sekarang survey bohong…. Jangan2 jadi walikota bohong²an,” tulisnya dalam postingan Facebook di Grup Tomohon Tangguh pada 31 Oktober 2020 lalu.
Seakan tak puas, akun Zendy Mantiri lagi-lagi kembali memberikan postingan miring yang terkesan ingin menjatuhkan elektabilitas Paslon Caroll-Wenny.
“Benarkah WL pernah maso penjara… Karena kasus penipuan? Trg butuh kejelasan spy tau siapa yg akan trg pilih,” tulisnya dalam Grup Facebook, Kamis (12/11/2020).
Menanggapi hal tersebut, Caroll-Wenny tak memusingkan isu-isu negatif yang terus menyerang.
“Biarkan saja yang pasti saat ini kami terus fokus untuk membangun Kota Tomohon dengan program nyata dan pro rakyat,” kata Wenny Lumentut, Jumat (13/11/2020).
Wenny pun turut mendoakan pemegang akun-akun medsos penyebar isu negatif agar terus diberkati.
“Doakan saja agar mereka terus diberkati. Serta semoga bisa kembali ke jalan yang benar,” ungkap Wenny.
Sementara terkait arus dukungan masyarakat Tomohon yang kian deras, Wenny sangat berterima kasih.
Malahan hal tersebut menurutnya kian menjadi motivasi untuk memenangkan kontestasi politik.
“Kepada seluruh pedukung kami sangat berterima kasih sudah ingin berjuang bersama untuk mewujudkan perubahan di Kota Tomohon,” tutup Wenny.


