Rabu, 20 Mei 2020
MILENIUMTIMES.COM, Tomohon-DUA bangunan strategis di area ruang terbuka hijau, taman bunga dan ruang bermain anak, persisnya di bagian depan sisi kiri dan sisi kanan kawasan perkantoran Wale Kabasaran Pemkot Tomohon, belum difungsikan dan terkesan ‘tabiar ‘. Padahal kedua bangunan tersebut sebagai fasilitas pendukung di Kantor Mal Pelayanan Publik Pemerintah Kota Tomohon.

Pantauan langsung, kedua bangunan ini ruangan dalamnya masih kosong, berdebu, bagian luar tersedia ruangan toilet, pintu keduanya masih terkunci rapat. Diperoleh informasi, ke dua bangunan permanen dengan konstruksi beton, pembangunannya (satu paket dengan taman dan fasilitas lainnya) bernilai miliar dan bersumber dari APBD Kota Tomohon. Rencananya akan dijadikan tempat jualan aksesoris souvenir, ruangan toilet dan di atasnya berfungsi menjadi tribun. Ditelusuri, aset Pemkot Tomohon ini, bangunan phisiknya ditafsir panjang dan lebar 9 x 5 m dan sudah selesai dibangun sejak dua tahun lalu serta siap dipakai.

Dinas yang akan mengelola kedua bangunan tersebut yakni Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMDPTSP) Kota Tomohon hanya saja belum bisa ‘action’. Pasalnya, kunci pintu/ruangan dari kedua bangunan tersebut belum diserahkan dan masih berada di Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) Kota Tomohon sebagai penanggung jawab proyek. Sayang, jangan sampai jadi gedung tabiar (fry)


