Football Lose at Home ! Adu Pinalti ‘kutukan’ Southgate ? Campione Italiano

BAGIKAN

Date:

TOMOHON, Mileniumtimes,com– Sepak bola gagal di rumanya sendiri. Berbanding terbalik dari asa seantero publik Inggris sebelum laga yang berharap Football is coming home. Amat terlebih, drama adu pinalti sepertinya menjadi ‘kutukan’ kepada Gareth Southgate pelatih kepala skuad The Three Lions.

Pembedanya, tahun 1996 Southgate sebagai pemain gagal mengeksekusi tendangannya saat berhadapan dengan Jerman di fase semifinal, di Euro 2020 ini, Southgate sebagai pelatih tiga anak buanya melakukan hal yang sama.

Sementara Italia menjadi terhebat di Benua Biru setelah drama adu pinalti 3-2.

Seperti dilansir di laman mediaindonesia.com (Senin, 12/7), para pemain timnas Italia bersama pelatih Roberto Mancini merayakan keberhasilan mereka menjadi juara Piala Eropa 2020.

Italia mengalahkan Inggris 3-2 di babak adu penalti di final Piala Eropa 2020, Senin (12/7) dini hari WIB, setelah Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Bukayo Saka gagal menjadi algojo setelah kedua tim bermain imbang 1-1 setelah babak tambahan waktu.

Luke Shaw membawa Inggris memimpin saat laga baru berjalan dua menit, gol tercepat sepanjang sejarah final Piala Eropa sebelum Leonardo Bonucci mencetak gol penyama kedudukan di babak kedua.

Setelah dua eksekutor dari masing-masing tim gagal menjalankan tugasnya, Saka wajib mencetak gol untuk membuat Inggris tetap berpeluang menjadi juara. Namun, tendangan gelandang Arsenal itu berhasil ditahan penjaga gawang Italia Gianluigi Donnarumma untuk memastikan Azzurri menjadi juara Piala Eropa untuk kedua kalinya sepanjang sejarah (fry).


BAGIKAN

spot_imgspot_img

TERBARU