TOMOHON, Mileniumtimes.com – Fakultas Pertanian jurusan program studi kehutanan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado mengadakan kuliah lapang dan diskusi di Michi No Eki (MNE) Pakewa Tomohon, Jumat, (19/5/2023).
Materi kuliah fokus pada aspek Agroekowisata Kota Tomohon melalui pertanian berkelanjutan.
Menariknya, yang menjadi ‘dosen’ pada kuliah lapang ini Menejer Michi No Eki Pakewa Tomohon Ervinz Liuw didampingi Devisi Humas dan Hukum MNE, Judie Turambi.
Melalui kuliah ini mahasiswa mendapatkan pengetahuan dan wawasan terkait visi dan komitmen pemerintah serta Komunitas Pertanian Organik Kota Tomohon untuk memerjuangkan pertanian berkelanjutan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai pihak, dari skala lokal hingga global.
Pemaparan kemudian dilanjutkan dengan penjaringan masukan serta respons baik dari para dosen yang hadir maupun mahasiswa serta Tomohon Youth yang disuarakan oleh Putra dan Putri Kota Tomohon Andika Liando, Virginia Kemur dan Krisan Sangari.
Dalam diskusi diperoleh berbagai masukan yang mendorong sustainable development di Kota Tomohon termasuk penguatan kebijakan pertanian organik dari aspek pemasaran, fasilitas dan infrastruktur.
Juga ketahanan pangan lokal, tata ruang, ekowisata, konservasi biodiversitas, kearifan budaya lokal, dan tak kalah vital adalah pelibatan peran kunci generasi muda dalam pembangunan berkelanjutan.
Hadir dalam kuliah dan diskusi ini, dosen Fakultas Pertanian yakni, Dr. Martina A. Langi (inisiator & koordinator PKL).
Juga hadir Dr. Fabiola Saroinsong (koordinator prodi Kehutanan Unsrat), Dr. John Tasirin, Dr. Henky Walangitan, Dr. Theo Lasut, Dr. Semuel Ratag, J. Kalangi MS, Maria Sumakud MSc., Euis Pangemanan MP.
Kuliah lapang diakhiri dengan foto bersama seluruh peserta (fry).











