TOMOHON- Mileniumtimes.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengakui kalau pariwisata di Kota Tomohon Sulawesi Utara (Sulut) mulai bangkit bila dibandingkan dengan tahun tahun sebelumnya.
Bahkan untuk lebih mendunia lagi , Menparekraf menyebutkan kalau kedatangannya di Kota Tomohon diikuti pula dengan agen travel daring.
“Saat kita memulai tugas dari Presiden Ir Jokowi dengan menugaskan saya, pariwisata di Tomohon makin baik Sulut, kunjungan wisata makin. Hari ini makin baik berkat adanya event mendunia Tomohon International Flower Festival (TIFF).
Mari kita manfaatkan karena seperti tahun lalu sudah tercipta 2,6 juta lapangan kerja. Momentum ini harus kita kawal,” ujar Menparekraf usai menjadi narasumber bimbingan teknis Beli Kreatif Desa Wisata (Bimtek Beti Dewi) Naik Kelas di Hotel Villa Emitta di Kelurahan Talete Dua, Kecamatan Tomohon Tengah, Selasa (8/8/2023).
Dikatakannya pula program wisata naik kelas karena disandingkan dengan event berkelas dunia TIFF dan produk produk UMKM tadi adalah produk unggulan yang dapat ditingkatkan lagi baik dari segi kemasan pemasaran, pembiayaan dan secara umum pendampingnya.
“Saya ingin program desa wisata yang naik kelas ini akan menopang 4,4 juta lapangan kerja baru di 2024. Momentum yang sudah baik ini kita manfaatkan sehingga terciptalah tujuan kita Indonesia yang maju berbasis kesejahteraan masyarakat. Saya juga sudah membawa media nasional untuk hadir di Tomohon untuk mencover TIFF agar produk UMKM bisa dipasarkan secara digitalisasi sehingga bisa lebih luas lagi,” ujarnya.
Selain itu, untuk menopang pariwisata didaerah ini , Menparekraf mengatakan saat ini ada dua tambahan penerbangan dari Cina.
“Kalau sebelumnya perminggu ada dua kali penerbangan kini menjadi empat kali. Ada juga permintaan dari Singapore airlines melalui Scooth akan ditambah lagi satu atau dua penerbangan dengan menggunakan pesawat berbadan lebar. Ada permintaan dari Vietnam dan tambahan penerbangan lagi dari Australia,” kata Menparekraf kepada wartawan.
Menparekraf juga menambahkan kalau kedatangannya ikut pula membawa tim khusus karena permasalahannya untuk memajukan destinasi pariwisata perijinan perlu kita patuhi sehingga pembangunan destinasi sesuai dengan koridor.
“Di Tomohon pariwisatanya sudah kelas dunia yang bisa menjadi pemicu untuk menarik destinasi pariwisata. Sehingga kedepan kalau ada permasalahan hukum kita benahi sehingga tidak ada kekuatiran lagi untuk kebangkitan kita,” pungkas Menparekraf (rek).






