TOMOHON, Mileniumtimes.com – Dipenghujung tahapan Pemilu 2024, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tomohon menggelar diskusi dengan para jurnalis Tomohon di Hotel Wise Kamasi, Selasa (23/4/24)
Kegiatan yang digelar ini bertemakan Publikasi dan Dokumentasi Pengawasan Penetapan Hasil Pemilu.

Tampil sebagai narasumber, Koordinator Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sam Ratulangi Manado, Dr. Agustinus Pati dan dimoderatori oleh Anggota Bawaslu Handy Tumiwuda dan didampingi Anggota Bawaslu yang lain Yossi Korah.
Dari diskusi dengan peserta, terlontar kata kalau kinerja Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tomohon dipercaya publik.
“Bawaslu Tomohon tidak alergi dengan media. Mereka menjadi mitra dengan media”

“Juga mereka terbuka dengan kritikan media terhadap tugas-tugas pengawasan selama pelaksanaa Pemilu,” ungkap jurnalis Mileniumtimes saat sesi tanya jawab sembari menyebut disetiap tahapan Bawaslu Tomohon selalu menginformasikan kepada media untuk diekspose lewat pemberitaan media.
Disebutkan, beberapa pekan lalu ada case pemilu, dimana Bawaslu menindaklanjuti laporan publik ASN yang tidak netral tentang pelanggaran pemilu melalui pemberitaan media.
Tindak lanjutnya, Bawaslu Tomohon lalu merekomendasikan kepada pihak terkait. Keterbukaan akses informasi ini lalu Bawaslu Tomohon dinilai dipercaya publik.

Atas penilaiian publik ini, narasumber menyebut kalau ini sesuai dengan visi dari Bawaslu yakni menjadi lembaga pengawas pemilu yang terpercaya.
“Terpercaya berarti melakukan Pengawasan,
Penindakan Pelanggaran Pemilu, dan Penyelesaian Sengketa Pemilu secara profesional, berintegritas, netral, transparan, akuntabel, kredibel, dan partisipatifsesuai dengan asas dan prinsip umum penyelenggaraan Pemilu demokratis, sehingga menumbuhkan legitimasi hukum serta moral politik dari publik,” ujar Pati jebolan Fisip Unsrat Mansdo (fry).


