
TOMOHON, MILENIUMTIMES.com — Melarikan diri ke alam dan tetap nyaman dengan keasrian alamnya, tidak sekadar tagline yang menjadi pemikat wisatawan terutama asing sehingga mau datang menginap di Highland Resort & Nature Tours, Kinilow Tomohon
Resor yang bernuansa alam ini adalah tempat relaksasi yang sengaja dirancang agar para wisatawan yang fokus pada pesona alam dan ketenangan di area seluas tiga hektare ini benar-benar dijadikan lokasi nyaman bagi para pelancong.

“Para turis, terutama asing, mereka menyukai destinasi natural. Pesona alam yang hijau dan indah, sejuk, hening dan ketenangan, itu yang mereka suka,” ungkap Charlie Liem owner Highland Resort saat bincang santai sambil menikmati sajian kopi sore, Jumat (17/10).
Cerita Charlie, ketika menginap disini, ada tamu yang sengaja bangun agak subuh hanya ingin mendengar suara siulan burung, atau melihat hijau daun diselimuti embun pagi.
Sehingga, “Resort yang mulai beroperasi sejak tahun 2000, tak heran, 95 persen tamu Highland Resort adalah wisatawan asing, terutama negara-negara dari Eropa, Jerman, Belanda,, Inggris, Swiss, Norwegia Perancis dan Belgia”

“Mereka menginap disini apakah backpaker, midle class, upper class, betul-betul mau menikmati kesejukan dan keindahan alam pegunungan Tomohon,” sebut Charlie sembari mengatakan yang datang menginap kebanyakan para scuba diving dan petualang alam dengan rata-rata lama tinggal tiga hari dua malam.
Sentil soal makanan, para turis Eropa tidak mencari makanan mereka disini, tetapi local food. Yang menjadi favorit tamunya yakni; Kungpao Chicken (Ayam Kungpao), Ubi dan kue bangket gula aren/putih
“Kungpao chicken, Ubi dan kukis bangket gula aren yang sering mereka pesan,” sebut Charlie.

Highland Resort, yang berada di antara cekungan Gunung Lokon (1.689 m) dan Mahawu (1.311 m) di Kota yang disebut-sebut ‘Holland van Celebes’ Tomohon, berada di ketinggian sekitar 700-800 mdpl (meter di atas permukaan laut).
Bagi yang punya rencana berlibur dan ingin merasakan nikmatnya tidur bersama alam, dengan suasana pegunungan, Highland Resot & Nature Tours menawarkan 12 cottage yang terpisah, dengan 5 tipe kamar dari Standard Room, Superior Room, Deluxe Room, Suite Room hingga Grand Suite Room.
Disetiap kamar, ditata apik desain modern, dekorasi sederhana dengan posisi tempat tidur ideal memberi pesan akan kenyamanan.

Pria familier ini yang mulai membangun resortnya dari nol hingga masuk kategori destinasi unggulan di Sulawesi Utara, menyebut kalau Tomohon Internation Flower Festival (TIFF) itu harus dilanjutkan terus menerus sambil terus membenahi apa-apa yang kurang.
“Waktu pelaksanaa TIFF yakni bulan Agustus itu tepat saat peak season” kata Charlie yang membangun resortnya 25 tahun lalu, terinspirasi saat kali pertama mengunjungi Genting Highlands Malaysia puluhan tahun silam.
Menjadi penting juga yakni soal pelayanan memenuhi keinginan para tamunya. Semisal mencari fasilitas kendaraan (mobil/motor) atau sepeda.

Juga menyiapkan tour guide untuk ke Gunung Lokon, Mahawu dan Soputan. Itu semua sudah harus sesegera mungkin tersedia, karena itu kebutuhan mereka.
Satu hal yang para turis Eropa suka datang di Sulawesi Utara, yakni warga suka menyapa dan murah senyum serta ramah.
“Dimana-mana, orang-orang menyapa, Hi mister, where are you come from? sambil melemparkan senyum. Disini tidak para pedagang suka menarik-narik tangan para turis untuk terkesan ‘paksa’ membeli dagangannya seperti yang mereka alami di daerah lain.

“Ini modal kuat dalam pemajuan pariwisata di Sulawesi Utara khususnya Tomohon,” tutup Charlie Liem mengakhiri percakapan (fry).



