Audensi! PC. Pewarna dan Pimpinan HKY Kolongan, Pastor Revi Tanod: Tomohon Punya Kekuatan, Sebagai Kota Religius

BAGIKAN

Date:

TOMOHON, MILENIUMTIMES.com — Usai dilantik Jumat (19/12) pekan silam, Pengurus Cabang (PC) Persatuan Wartawan Nasrani (Pewarna) Kota Tomohon melakukan audensi dengan Pastor Paroki Hati Kudus Yesus (HKY) Kolongan Pastor Revi Tanod, Pr, Ph.D, Selasa (23/12) sore bertempat di Pastori HKY.

Membuka pecakapan Ketua Pewarna Tomohon Judie Turambi memperkenalkan wadah dan pengurus Pewarna Kota Tomohon serta menyampaikan maksud dan tujuan audensi serta untuk mendapatkan masukan dari Pastor Tanod terhadap Pewarna Tomohon.

“Pewarna, organisasi profesi wartawan yang memiliki kesamaan beriman sebagai Nasrani (Kristen dan Katolik), memiliki Integritas, profesional, bersifaf Independen, mengakui dan menghormati pluralitas dan imparsial terhadap organisasi sosial politik.

“Juga untuk mempererat silahturahmi, saling bersinergi memberikan warna kekristenan yang mampu berkontribusi bagi pembangunan Kota Tomohon,” ujar Turambi.

Merespon kedatangam PC Pewarna Tomohon, Pastor Revi Tanod mengungkapkan rasa terima kasih karena telah datang berkunjung untuk audensi.

“Terima kasih atas kedatangan Pewarna,” kata Pastor Tanod saat menyambut Pengurus Pewarna di ruangan tamu dilanjutkan tukar pikiran fokus pada peran para jurnalis memperkokoh eksistensi Tomohon sebagai Kota Religius.

“Tomohon ini kekuatannya di Kota Religius. Seperti telah dilaksanakannya Festifal Kristus Raja beberapa minggu silam.

“Festival tersebut, itu sebenarnya untuk menunjukkan bahwa ada sesuatu kekuatan lain yang membuat kita bisa berkumpul keluarga, baku dapa kerabat dan orang Tomohon berkumpul tanpa lagi melihat latar belakang agama.

“Kita berkumpul karena ada alasan Perayaan Tuhan Yesus sebagai raja, itu kita masih mengandalkan suatu kekuatan spiritual yang diluar kemampuan kita”

“Inilah yang menjadi keunggulan Tomohon. Dan keunggulan ini karena budaya. Jadi injil sudah tertanam di budaya yang disebut prainjil diantaranya Maleos-leosan, Masawang-sawangan, Torang samu basudara, kekerabatan keluarga.

“Ketika injil masuk, kemudian menyempurnakan nilai-nilai persaudaraan, kekerabatan, masawang-sawangan, maleos-leosan yang sudah ada dalam tradisi budaya,” jelas Tanod.

Pertemuan dan dialog yang berlangsung penuh keakraban, diceritakan pula oleh Pastor Revi Tanod sekilas agama Katolik masuk Tomohon dan berdirinya Gereja Katolik HKY termasuk pastori yang ditahun 2026 bakal menjadi museum.

Ikut hadir dalam pertemuan yang berlangsung sekira dua jam, Pengurus Pewarna Kota Tomohon yakni; Hendra Mokowouw, David Kawilarang dan Edelweis Turang (wg).

BAGIKAN

spot_imgspot_img

TERBARU