Tanggal dan Hari ini, 84 Tahun Silam, Pasukan KNIL Pimpinan Andries Purukan Menembaki Ratusan Tentara Jepang Dekat Paseaan Tinoor

BAGIKAN

Date:

TOMOHON, MILENIUMTIMES.com— Hari Minggu, 11 Januari 1942, 84 tahun silam sekira jam 08.00 wita. Pasukan Jepang terdiri dari beberapa batalion dengan mengendarai truk-truk Toyota hendak melintas Desa Tinoor.

Sekira 200 meter sebelum melewati jalan Paseaan/belokan Tinoor (dari arah Manado), ratusan pasukan Jepang terhalang dengan pohon-pohon yang sengaja ditebang untuk menghadang mereka yang akan menduduki Tomohon.

Ratusan tentara Jepang turun dari kendaraan untuk membuka jalan.

Pada saat yang sama, Pasukan Recherve Corps KNIL dibawa komando Kapiten Van de Laar dan Perwira berpangkat Ajudan yakni Andries S. Purukan asal Tinoor yang bersembunyi di steleng di bukit-bukit, langsung menembaki tentara Jepang dengan senjata mesin.

Serangan tiba-tiba ini membuat tentara Jepang kewalahan tidak dapat membalas. Akibatnya, ratusan tentara jepang gugur di tempat itu.

Beberapa saat kemudian, bala bantuan tentara Jepang yang berada di Manado datang memberi bantuan untuk menghalau serangan dan berhasil bahkan dapat memukul mundur tentara KNIL.

Peristiwa heroik itu terjadi pasca Tentara Jepang (diperkirakan 30-an ribu) memulai pendudukan di Tanah Minahasa dimana pada hari Sabtu 10 Januari 1942 tengah malam pasukan tentara Jepang mendarat di Manado (Bahu dan Sario) dibawah komando Jenderal Hasimoto.

Tahun 2022, Penulis menunjukkan kepada salah seorang pengusaha Jepang yang datang ke Tomohon, lokasi gugurnya ratusan tentara Jepang pada peristiwa Minggu, 11 Januari 1942. Lokasi ini berada di jalan raya dari arah Manado sekira 200 meter sebelum Paseaan Tinoor.

“Di lokasi peristiwa itu, dulu pernah ada beberapa kubur dan semacam tugu pendek untuk mengenang tentara Jepang yang gugur,” kata Ferdinand ‘Dipo’ Porung tokoh masyarakat Tinoor beberapa waktu lalu.

Menariknya, dua tahun kemudian, Pemerintahan Jepang di Tomohon mengangkat Andries S. Purukan menjadi Sonco (Hukum Tua era Jepang) di Negeri Kakaskasen dari tahun 1944-1945) lalu Pemerintah Kabupaten Minahasa menunjuk Andries Purukan menjadi Hukum Tua di desanya sendiri Desa Tinoor tahun 1964-1965 (sumber: naskah buku Sejarah Berdirinya Roong Tinoor by Judiejt).

BAGIKAN

spot_imgspot_img

TERBARU