TOMOHON, Mileniumtimes.com – Warga Kota Tomohon patut berbangga atas hasil kerja keras dari pemerintah kota (Pemkot) sehingga hari ini Bangunan Michi No Eki (MNE) Pakewa Tomohon yang bernilai Rp1,6 Miliar diserahkan pengelolaanya kepada Pemkot oleh JICA.
“Sekarang ini saya serahkan pengelolaannya kepada Pemkot Tomohon untuk jadi tempat berkumpulnya komunitas lokal,” kata Okamura Kenji dari JICA. Dikatakan pula MNE Tomohon merupakan satu satunya yang ada di Sulawesi Utara (Sulut).
“Sulut yang pertama untuk menjual produk yang menonjolkan karakteristik lokal,” kata Okamura.
Dikatakanya pula MNE merupakan tempat untuk menjual produk petani tanpa melalui pihak kedua .
“Ini sesuengan visi dan misi dari JICA ,” ungkapnya dalam bahasa Inggris yang kemudian ditranslate ke bahasa Indonesia.
Bagi Okamura MNE adalah sebagai tempat berkumpul komunitas kal juga sebagai pusat turis yang datang berkunjung di Kota Tomohon.
“MNE juga bisa berfungsi sebagai pat evakuasi jika terjadi bencana alam seperti misalnya gunung meletus,” tambah Okumura.
Diakhir sambutannya, Okamura beejanji JICA tetap akan memberikan bantuan apabila kedepan nanti dalam perjalanan pengelolaan MNE menemui kendala atau tantangan, hambatan dimohon untuk tetap menghubungi pihak Jepang, yang sudah memiliki pengalaman baik.
“Tiga tahun ke depan saya alam kembali bersama isteri dan anak untuk melihat perkembangan MNE, sekaligus menikmati pemandangan alam, perkembangan MNE,” ujarnya sambil tersenyum dan disambut tepuk tangan Wali Kota Tomohon Caroll Senduk dan Jeand-arc Senduk-Karundeng serta seluruh peserta yang hadir.
Disisi lain Okamura juga berharap lima tahun kedepan akan ada juga acara ceremonial aniversari seperti ini untuk perayaan ulang tahun MNE.
“Selamat atas pembukaan, terimah kasih,” pungkas Okumura (rek).







