TOMOHON, MILENIUMTIMES.com – Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon Caroll Senduk dan Sendy Rumajar terus berupaya menurunkan prevalensi stunting di Kota Tomohon.
Dibawah kepemimpinan keduanya, program prioritas dan penting yakni, tahun 2025 Tomohon Zero Stunting. “Tahun 2025 ini, program kita, Tomohon Zero Stunting,” ujar Wali Kota Senduk.

Target ini disampaikan Caroll Senduk saat memimpin langsung rapat kerja perdana bersama Kepala Organisasi Perangkatì Daerah (OPD) yang berlangsung di Ruang Rapat lantai III MPP Pemkot Tomohon, Kamis (6/3/25).
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk & Keluarga Berencana Daerah (PPKBD) Kota Tomohon, Mareyke Manengkey dalam laporannya kemudian menyebut beberapa point.

Ungkapnya, sampai saat ini belum dirilis data terbaru anak-anak stunting dan kami memakai data tahun lalu yakni 18 anak (18 kasus) stunting. Namun kami masih menunggu data terbaru dari hasil Survey Kesehatan Indonesia (SKI) dan Departemen Kesehatan.
Kemudian berdasarkan penilaian kinerja tahun 2024, Tomohon mendapat predikat terbaik dalam penanganan stunting.Olehnya kami yakin stunting di Tomohon Tahun 2025 akan ada penurunan.dan sesuai harapan.

Yang penting pula sebutnya, dalam penanganan stunting perlu kerjasama dengan semua pihak. Termasuk lurah. Karena lurah tahu persis anak-anak stunting yang ada di Kelurahan. Dan sesuai arahan pak Wali, kami akan turun lagi lapangan untuk memastikan data.
Imbuhnya pula, “Untuk diketahui struktur Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting sekarang dipegang oleh ibu Wakil Wali Kota. Ini sesuai petunjuk dari pusat,” tandas Kadis Manengkey.

“Jadi kami optimis, Tomohon 2025 zero stunting,” ujar Wali Kota di dampingi Wakil Wali Kota usai rapat (fry).


