
TOMOHON, MILENIUMTIMES.com — Hari Minggu 28 Desember 2025 ini, Jemaat GMIM Sion Tomohon Wilayah Tomohon Sentrum berusia 186 tahun.
Mensyukuri peristiwa iman itu, Jemaat GMIM Sion Tomohon lewat Panitia Pelaksana mengadakan ibadah HUT ke-186 Jemaat dengan menghadirkan khadim Ketua BPMS Pandita Dr. Adolf K. Wenas yang dalam pokok perenungannya terambil dalam Matius 20 :1-16.

Wali Kota Tomohon diundang dan diwakili Asisten Dua Perekonomian dan Pembangunan Lily Solang.
Dalam sambutannya Wali Kota mengatakan, merayakan HUT Jemaat dalam momentum Natal, melengkapi sukacita Jemaat GMIM Sion Tomohon dalam mensyukuri terang Yesus Kristus yang lahir di Betlehem.

“Iman Jemaat GMIM Sion telah bertumbuh dan berkembang dalam pelayanan Jemaat selama 186 tahun”
“Momentum ini saling berkaitan erat karena keduanya berbicara tentang kasih Allah yang hadir dan tingg ditengah-tengah masyarakat dan Jemaat,” sebut Asisten Lily Solang saat membacakan sambutan Wali Kota Tomohon.

Lanjutnya, Natal adalah peristiwa Allah menjadi manusia yang membuka jalan keselamatan bagi kita semua.
Dari peristiwa Natal ini, iman kepada Yesus Kristus diajarkan dan terus menerus hadir dalam pelayanan gereja GMIM sampai saat ini.

“Dari sinilah perayaan HUT Jemaat GMIM Sion Tomohon memperoleh makna dimana melalui peringatan berdirinya Persekutuan Jemaat kita memperbaharui komitmen iman kepada Yesus Kristus Sang Putra Natal”
“Momentum HUT Jemaat ini, memberi penguatan iman kepada generasi selanjutnya bahwa Jemaat GMIM Sion Tomohon dipersatukan karena Yesus Kristus yang telah lahir ke dunia,” sebut Solang.

Sebagai pemerintah kata Solang, menegaskan bahwa masyarakat Kota Tomohon majemuk yang memupuk nilai-nilai keagamaan sebagai bentuk nyata kebersamaan, persaudaraan dan toleransi.
Pemerintah berupaya menciptakan kondisi yang mendukung pertumbuhan masyarakat untuk leb8h dekat dengan Tuhan.

“Saya berharap, Jemaat GMIM Sion Tomohon akan terus mendoakan dan mendukung pemerintah dalam menghadirkan masyarakat hidup rukun dan damai, Baku Baku Bae, Baku Baku Bantu agar terang Kristus senantiasa menjadi berkat bagi seluruh masyarakat di Kota Tomohon tercinta,” tandas Solang
Usai khotbah, dilanjutkan dengan pemasangan lilin oleh Ketua BPMS Pandita Dr. Adolf Wenas diikuti oleh Ketua Wilayah Tomohon Sentrum Pdt. Freddy Balo, Ketua BPMJ Sion Pdt. Max Kalesaran.

Sebelumnya Sekretaris Jemaat Yudhistira Siwu memberi pengatar prosesi perayaan HUT ke 186 Sion Tomohon.
Dilanjutkan Ketua Panitia Pelaksana Rommy Kosegeran menyampaikan selamat datang dan sekilas catatan tentang perjalanan sejarah Jemaat GMIM Sion Tomohon.

Catatan perjalanan dibagi dua pertama, berupa tayangan video yang menceritakan sejarah baptisan pertama Jemaat Mula Mula 1839 oleh Ds. Adam Mattern, berdirinya Gereja Sion 1930 hingga GMIM berdiri tahun 1934.
Kedua, perjalanan Jemaat Sion bermula Jemaat Kategorial Sion di tahun 1971 dengan koordinator Drs. J. L. Lengkong dengan anggota jemaat terdiri dari 4 lembaga yakni Fakultas Teologi, PGA KP, SPG Kristen dan SPK Bethesda lalu ditahun 1976-1996 Drs. Adrian Lagare ditunjuk menjadi Ketua BPMJ hingga kepemimpinan Max Kalesaran 2024.

Menariknya juga mengawali ibadah, dibuka dengan Tarian Maengket oleh ibu-ibu Wanita Kaum Ibu Jemaat GMIM Sion Tomohon dan di luar gedung gereja dipajang foto-foto kenangan Gereja Sion dari tahun 1930-an hingga kini.
Usai ibadah seluruh jemaat, dari Kolom 1 hingga 7, Pelsus, tamu dan undangan santap kasih bersama.


Tampak hadir diundang Panitia, mantan-mantan Ketua BPMJ Sion Tomohon dari waktu ke waktu (fry).



