Tampil Jawara Liga GBKT 2026, Mac Wajong: Irensya Lendeng dan Luky Liuw Generasi Baru Atlit Bridge Tomohon

BAGIKAN

Date:

TOMOHON, MILENIUMTIMES.com — Putaran Pertama Liga Pasangan Gabungan Bridge Kota Tomohon (GBKT) tahun 2026 berakhir sudah dan melahirkan kejutan.

Even yang mulai bergulir Februari silam telah menempatkan Irensya Lendeng dan Luky Liuw tampil sebagai jawara Liga Pasangan GBKT setelah teratas dalam menyelesaikan 6 seri pertandingan.

Pasangan mix (campuran) ini berada di posisi puncak klasemen akhir dengan total 104 poin.

“Hasil ini menjadi perhatian tersendiri bagi Pengurus karena Irensya dan Luky berhasil mengungguli sejumlah pasangan senior yang selama ini dikenal memiliki jam terbang tinggi di dunia bridge Sulawesi Utara”

“Dan hasil ini sebuah kejutan,” ujar Wakil Ketua GBKT Bidang Teknik Mac Wajong sembari menyebut konsistensi menjadi kunci kemenangan mereka sepanjang liga berlangsung.

Dalam klasemen akhir, pasangan Glow Pangkerego dan Hany Sualang menempel ketat di posisi kedua dengan 100 poin. Sementara posisi ketiga ditempati Alex Mangkey dan Mac Kambey dengan 95 poin.

Persaingan liga berlangsung ketat sejak seri awal hingga seri terakhir. Irensya–Luky sempat bergantian memimpin klasemen dengan pasangan- pasangan senior lain, namun penampilan kuat pada seri kelima dengan raihan 25 poin menjadi momentum penting yang mengantar mereka ke puncak klasemen akhir.

Selain menunjukkan kemampuan teknik bermain, keberhasilan Irensya juga menjadi simbol munculnya generasi baru bridge Tomohon. Di tengah dominasi pemain senior yang sudah lama aktif di berbagai turnamen daerah, pasangan muda ini mampu tampil tenang, disiplin, dan efektif dalam enam ronde kompetisi.

Liga Pasangan GBKT 2026 sendiri menjadi salah satu ajang kompetitif yang cukup bergengsi di komunitas bridge Tomohon karena mempertemukan pemain lintas generasi dalam format seri yang menuntut konsistensi permainan, bukan sekadar hasil sesaat.

Keberhasilan Irensya–Luky juga dinilai memberi harapan baru bagi regenerasi atlet bridge daerah. Dengan usia yang lebih muda dibanding sebagian besar pesaing utama mereka, kemenangan ini dapat menjadi motivasi bagi pemain-pemain junior lain untuk mulai berani bersaing di level kompetitif.

“Di sisi lain, ketatnya selisih poin antara tiga besar menunjukkan kualitas persaingan yang semakin merata. Hanya terpaut empat poin antara posisi pertama dan ketiga, menjadikan Liga Pasangan GBKT 2026 sebagai salah satu musim paling kompetitif dalam beberapa tahun terakhir,” imbuh Sekretaris GBKT Tomohon Hany Sualang (*/fry).

BAGIKAN

spot_imgspot_img

TERBARU