Mileniumtimes.com-TOMOHON
MASA kampanye usai sudah dan saat ini kita telah memasuki masa tenang. Untuk itu selang dua hari kedepan dalam masa tenang ini, segenap komponen masyarakat Tomohon, mari satukan tekad menjaga keamanan dan ketertiban agar tercipta suasana damai.
Demikian himbauan Adolf Masengi, Ketua Forum Peduli Kamtibmas dan Lingkungan Hidup (FPK&LH) Kota Tomohon.
Dikatakannya, Kota Tomohon dikenal sebagai kota religius dan pendidikan serta masyarakatnya yang cinta damai, mari terus jaga dan ciptakan keamanan dan ketertiban.
“Nilai-nilai kerukunan, kebersamaan dan gotongroyong yang hidup di tengah-tengah masyarakat tetap kita pelihara dan pertahankan terus menerus termasuk di masa tenang ini”
“Kita senantiasa menghindar dari berbagai potensi terjadinya kejahatan dan kekerasan atau provokasi yang mencederai semangat persatuan dan kesatuan supaya suasana kondusif tetap terjaga di Tomohon”.
“Sehingga pada hari Rabu (9/12) hari pencoblosan, bahkan saat menyambut pesta iman Natal, Kota Tomohon dalam suasana aman dan damai,” himbau Masengi penerima Kalpataru tingkat propinsi Sulawesi Utara tahun 2007 dan tingkat Kota Tomohon 2017.
Lanjut pria kelahiran Tomohon tahun 1948, segala perbedaan pandangan politik dalam kontestasi Pilkada (pemilihan kepala daerah) selama lebih dari tiga bulan harus kita tinggalkan.
“Perbedaan pandangan politik, itu dinamika demokrasi. Setelah itu, semangat bersatu sambil bergandengan tangan bahu membahu bersama pemerintah pihak TNI/Polri untuk membangun ditengah suasana aman dan damai,” jelas Masengi yang juga Koordinator Bidang Yayasan dan LSM Komda Lansia Kota Tomohon.
“Namun yang utama sebagai umat beragama, kita harus senantiasa berdoa meminta perlindungan Tuhan Yang Maha Kuasa agar Pilkada Kota Tomohon dapat terlaksana dengan baik.
“Sekaligus dalam menyambut Natal tanpa ada gangguan keamanan,” kunci Masengi Tokoh Gereja dan masyarakat Kota Tomohon (fry).





