TOMOHON, Mileniumtimes.com– Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon dibawah kepemimpinan Wali Kota Caroll Senduk dan Wakil Wali Kota Wenny Lumentut serius meneken angka stunting di Kota Tomohon.
Keduanya akan menjadikan skala prioritas penanganan masalah kesehatan sejak dini ini.
Hal itu terungkap saat Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) Penanganan Stunting Se-Sulawesi Utara tahun 2021 pada Rabu (2/6) yang dipimpin Wakil Gubernur Drs Steven Kandow di Hotel Luwansa Manado.
Wakil Gubernur secara garis besar meminta agar seluruh Walikota/Bupati memperhatikan dengan serius soal stunting ini agar segera ditangani sekaligus mengatasi stunting di daerahnya masing-masing.
Disisi lain, Walikota Tomohon Caroll Senduk, mengungkapkan soal stunting akan segera ditindaklanjuti penanganannya, paling tidak target prevalansi stunting di Kota Tomohon harus ditekan dengan indikator masalah gizi yang diupayakan serendah-rendahnya, ungkap Walikota.
Dari Pemantauan Status Gizi (PSG) dari tahun ke tahun hingga saat ini baik akumulasi stunting di Sulawesi Utara sampai di Kota Tomohon, turut mempengaruhi jumlah prevalensi Balita stunting di Indonesia yang tinggi termasuk yang ditetapkan WHO kisaran di 20% (fry




