TOMOHON, Mileniumtimes.com – Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tomohon Albert Tulus mewakili Wali Kota Caroll Senduk menutup kegiatan pelatihan dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan III tahun 2023, di Ruang CAT BKPSDM, Rabu (25/10/).
Dalam kesempatan tersebut Albert Tulus mengatakan dalam upaya menunjang kelancaran pembangunan, maka setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) harus memiliki kemampuan dan kualitas, baik dari segi knowledge, skill, dan attitude dan akan senantiasa dituntut untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat secara profesional, jujur, adil dan merata.
“Untuk mendapatkan ASN sebagaimana disebutkan di atas, maka perlu adanya proses pembinaan secara terus menerus melalui berbagai proses pendidikan dan pelatihan serta bentuk pengembangan kompetensi lainnya yang dimulai sejak seseorang diangkat sebagai CPNS,” kata Tulus ketika membaca sambutan wali kota.
Peraturan Pemerintah (PP) N0: 11 tahun 2017 Tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil yang telah dirubah dengan PP N0: 17 tahun 2020 Tentang Perubahan atas PP N0: 11 tahun 2017 Tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, pasal 34, menyebutkan CPNS wajib menjalani masa percobaan selama 1 tahun dan masa percobaan itu disebut sebagai masa prajabatan yang dilakukan melalui proses pendidikan dan pelatihan yang terintegrasi.
“Pelatihan dasar CPNS yang telah dilaksanakan selama 74 hari, merupakan implementasi dari amanat peraturan dimaksud yang tahun ini diikuti oleh 20 orang peserta dan hanya boleh diikuti satu kali oleh setiap CPNS,” ungkapnya.
Selama mengikuti pelatihan dasar, yang dilaksanakan secara distance learning dan klasikal, tentunya saudara-saudara telah dibekali dengan banyak hal baik pengetahuan maupun pembentukan karakter dari para pengajar, baik dari LAN-RI, widyaiswara maupun para pejabat pemerintahan, serta panitia penyelenggara.
“Selama 30 hari masa habituasi, saudara-saudara sudah mendapat arahan dari pimpinan, merasakan bagaimana kerja nyata seorang abdi masyarakat di perangkat daerah masing-masing,” kata Tulus.
Pemkot tetap konsisten akan menyelenggarakan kegiatan pengembangan kompetensi, sehingga nantinya diharapkan dapat menghasilkan insan PNS yang profesional dan berkualitas dalam memacu pembangunan ke depan, baik secara mandiri maupun bekerjasama dengan instansi penyelenggara kegiatan pengembangan kompetensi yang terakreditasi.
“Terima kasih kepada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Sulut atas kerjasama yang telah terjalin selama ini. Sebagai mitra kerja pemkot dalam melaksanakan kegiatan pengembangan kompetensi manajerial dan pelatihan dasar CPNS yang semuanya telah berlangsung dengan baik,” sebut Albert Tulus.
Demikian pula kepada seluruh widyaiswara, pengajar serta panitia penyelenggara, saya ucapkan terima kasih atas kerja keras saudara-saudara, tambahnya.
Mewakili Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Sulut, Shinta Papua, Jajaran Pemkot Tomohon dan seluruh CPNS (rek).






